Kendang pencak adalah perangkat (ensambel) khusus untuk mengiringi ibing (tari) pencak Sunda, yang terdiri dari 2 set kendang, tarompét, dan goong—ada juga yang perangkatnya ditambah dengan ketuk dan kecrék. Kedua set kendang, yang masing-masing terdiri dari 1 kendang besar dan 2 kendang kecil, bentuknya tidak terlalu berbeda dengan kendang Sunda pada umumnya, tetapi setelan (tuning) nadanya sangat berbeda. Set yang pertama disebut kendang anak, yang nadanya tinggi, dimainkan lebih lincah, lebih bervariasi dan posisinya sebagai pemimpin (leading instrument). Yang kedua disebut kendang indung, yang nadanya rendah. Di satu sisi kendang indung memberi irama dasar yang menjadi patokan atau tonggak pada kendang anak, tapi di sisi lain ia harus mengikuti “kehendak” terhadap variasi pukulan kendang anak. Suatu penampilan kendang pencak untuk mengiringi suatu ibingan (tarian), biasanya merupakan suatu rangkaian “tepak” (pola irama pukulan) yang terdiri dari 3 jenis. Bagian pertama frasanya panjang, biasa disebut irama lambat, yang bisa diidentifikasi dari jarak suara gong di akhir frasa, yang relatif berjauhan. Bagian kedua frasanya sedang, jarak suara gong lebih pendek. Sedangkan bagian ketiga irama cepat, jarak suara gongnya lebih berdekatan lagi. Dalam pertunjukan ini, bagian pertama adalah tepak dua (tepak = “pukulan-tangan”), bagian kedua tepak tilu, dan bagian ketiga padungdung kendor (kendor=pelan, lambat). Variasi atau alternatif tepak dalam setiap bagian, tidak banyak, hanya 1 sampai 3 jenis tepak. Yang banyak variasinya adalah lagu-lagu yang dimainkan tarompét, yang setiap tepak atau bagiannya bisa sampai belasan kemungkinan lagu. Pada pertunjukan ini, bagian pertama pola kendangnya Tepak Dua dengan lagu (tarompét) Kendor Kulon; bagian kedua Tepak Tilu dengan lagu tarompét Sénggot Laras Konda; dan bagian ketiga Tepak Padungdung dengan lagu tarompét Kidung.
Kendang anak (nomor seri produk PSN: LP-MG.101.006) dimainkan oleh Wanda, Kendang indung (nomor seri: LP-MG.101.005) dimainkan oleh Ade; tarompét dimainkan oleh Yoyon Darsono, dan goong (gong) dimainkan oleh Mita.
Pertunjukan ini diadakan pada acara-sosial, ulang tahun Yoyon Darsono (pendiri dan pemilik Saung Budaya Yoyon) di Komplek Griya Cinunuk Indah, Kabupaten Bandung, 10 November 2021.
